Bisnis Laundry Sepatu di Medan Menjanjikan

Bisnis Laundry Sepatu di Medan Menjanjikan

Founder Exito, Putra MDL

(rzp/eal)

Sabtu, 30 November 2019 | 17:14

Analisadaily (Medan) - Di era industry 4.0, bisnis ekonomi kreatif seperti laundry sepatu dan tas kini sangat diminati. Apalagi di kota besar seperti Medan, Ibukota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang juga kota terbesar ketiga di Indonesia.

Founder Exito, Putra MDL mengatakan, jika ditanya seberapa menjanjikan bisnis laundry sepatu dan tas di Medan, dengan modal yang minim tanpa modal besar, bisnis ini sangat menjanjikan.

Selain membantu menjaga kualitas barang, usaha ini juga berpotensi meningkatkan omzet pribadi dan membuka lapangan pekerjaan.

"Contohnya, laundry baju saat ini 1 Kilogram berkisar Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu. Nah, isi 1 Kilogram berkisar 7 potong. Dari situ saja kita sudah maintenance listrik, dan lain sebagainya. Dengan harga 1 pasang sepatu, saat ini di Medan Rp 35 ribu," kata Putra di sela-sela Exito Shoes Training yang diadakan Sahabat Laundry Sumatera Utara (SALUT) di Swiss-Belin Medan, Jalan Surabaya, Sabtu (30/11).

Putra menyebut, dalam training ini para peserta diubah mindset-nya, salah satunya dengan mengubah harga. Para peserta berjumlah 25 orang dilatih untuk melihat harga dengan cara melihat merek sepatu.

"Dari situ nanti ketahuan harganya. Misalnya, harga sepatu Rp 1 juta, dipatok harga cuci menjadi Rp 65 ribu per 1 pasang," sebutnya.

Diungkapkan Putra, laundry miliknya tidak memiliki work shop, tetapi memiliki outlet sebanyak 15. Omzetnya per hari Rp 15 juta, dan karyawan semua sarjana S1. Laundry-nya menerapkan kontrak kerja 5 tahun, dan gaji karyawan Rp 6 juta paling mahal, Rp 4 juta paling rendah.

"Tim kita ada sekitar 7 orang. Inilah mau saya terapkan kepada para peserta di sini, ubah mindset. Bagaimana cara buka usaha laundry sepatu tanpa sewa tempat," ungkapnya.

Putra mengaku sudah mencoba keliling Kota Medan dan melihat banyaknya kafe. Menurutnya, kafe-kafe yang ada di Medan bisa dimanfaatkan untuk usaha laundry sepatu dengan cara kerja sama.

SALUT mengadakan Exito Shoes Training

SALUT mengadakan Exito Shoes Training

"Contoh, ada satu kafe. Kita kerja sama dengan owner-nya. Tentunya, kita gratis sewa tempat dan yang mengiklankan karyawannya, karena yang nongkrong sambil ngopi ditawari nyuci sepatu. Masalah kerja sama seperti apa, tergantung kesepakatan. Itu contoh, ya," tuturnya.

Putra menerangkan, ada satu pengusaha laundry sepatu di Depok, Jawa Barat, yang akses ke rumahnya sangat sulit, namun omzet-nya per minggu sekitar Rp 15 juta. Sedangkan untuk Medan sendiri, tentunya laundry sepatu sangat menjanjikan.

"Makanya SALUT kerja sama dengan Exito untuk melaksanakan pelatihan di Medan. Alasannya, karena baru Exito yang main laundry sepatu di Jakarta pasarnya adalah dunia kafe," terangnya.

(rzp/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar