Peneliti: Simpan Energi Dalam Baterai, Bisa Hemat Biaya

Penulis: Christison Sondang Pane

Peneliti: Simpan Energi Dalam Baterai, Bisa Hemat Biaya

Selaput baterai (Marilyn Sargent/Berkeley Lab/Ubergizmo)

Selasa, 12 November 2019 | 11:22

Analisadaily - Sumber energi terbarukan tidak selalu konsisten atau tersedia, seperti matahari atau angin, dan itu berarti, untuk memanfaatkannya secara penuh, diperlukan sesuatu menangkap energi yang dihasilkan lalu menyimpannya ke dalam baterai.

Baterai ini dikenal sebagai baterai aliran penangkapan energi disimpan dalam tangki cairan elektrolit. Meskipun demikian, baterai ini tidak selalu yang paling efisien dalam menyimpan energi dan mereka juga bisa mahal untuk diproduksi secara missal.

Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (12/11), tetapi, berkat kerja para peneliti di Berkeley, mereka telah berhasil membuat membran baterai yang digunakan dalam baterai aliran yang berpotensi membantu menjadikannya lebih hemat biaya.

Baterai aliran ini sudah menggunakan fitur membran yang membantu memisahkan katoda dan anoda satu sama lain. Selaput ini biasanya cukup mahal sehingga jarang diproduksi dalam skala yang lebih besar, tapi kerja para peneliti dapat membantu untuk mengubahnya.

Dengan membuat baterai aliran ini lebih murah, ini dapat mendorong rumah untuk mulai mengadopsi bentuk energi yang lebih berkelanjutan dan juga dapat meredakan kekhawatiran tentang sumber energi alami yang tidak dapat diandalkan. Akan tetapi, kapan tepatnya akan melihat baterai itu tersedia, masih belum diketahui.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar