Pengamat: Pidato Jokowi Belum Sentuh Akar Permasalahan Ekonomi

Pengamat: Pidato Jokowi Belum Sentuh Akar Permasalahan Ekonomi

Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin

(rel/rzd)

Minggu, 20 Oktober 2019 | 17:47

Analisadaily (Medan) - Dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin, tidak melihat Jokowi memaparkan sejumlah langkah-langkah kebijakan ekonominya.

Menurut Gunawan, khususnya terkait dengan kebijakan untuk menangkal tekanan ekonomi global yang bisa saja merusak pertumbuhan ekonomi domestik ke depan.

“Pak Jokowi tidak menjelaskan secara spesifik hal-hal terkait dengan kebijakan ekonomi ke depan dalam pelantikan tersebut,” kata Gunawan, Minggu (20/10).

Gunawan menilai, pelantikan ini belum akan menjadi angin segar bagi pelaku pasar, selain euphoria keberhasilan pelaksanaan pelantikan yang berjalan aman sampai selesai. Untuk itu, pelaku pasar nantinya akan lebih melihat siapa yang akan terpilih sebagai menteri pada Senin (21/10) besok.

“Keputusan siapa menteri di kabinet selanjutnya akan menjadi fokus perhatian pelaku pasar, dan saya meyakini kebijakan yang akan diambil nantinya akan lebih memengaruhi perilaku pasar,” ujarnya.

Diterangkan Gunawan, setidaknya ada beberapa poin yang akan dinanti. Seperti siapa saja menteri di poros ekonomi, serta langkah apa saja yang akan diambil Jokowi dalam menyikapi dinamika perekonomian global yang tidak menentu belakangan ini.

“Jika melihat tren kinerja pasar keuangan global di akhir pekan kemarin, sejumlah bursa di dunia diperdagangkan di teritori negative, maka saya menilai pasar keuangan kita akan mengalami tekanan yang sama di awal pekan ini,” terangnya.

“Terlebih pada Sabtu (19/10) kemarin, voting terkait dengan Brexit menunjukan adanya kenaikan yang mengisayarakan, kemungkinan Inggris akan keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apapun kembali mencuat,” lanjutnya.

Gunawan berpandangan, pelaku pasar keuangan juga akan mempertimbangkan siapa saja menteri yang terpilih nantinya, serta kebijakan ekonomi apa yang akan diambil pemerintah. Dirinya melihat adanya kemungkinan pelaku pasar masih akan mengambil posisi wait and see.

“Dan jika menteri yang terpilih sesuai dengan harapan pelaku pasar, bukan tidak mungkin pasar keuangan akan merespon positif,” sebutnya.

Walau demikian, lanjutnya, kalaupun kabinet sudah terbentuk, dirinya melihat sebagus apapun sentiment positif yang akan terjadi, diperkirakan tidak akan bertahan lama. Selanjutnya pelaku pasar akan lebih rasional dengan melihat fundamental ekonomi, baik dalam dan luar negeri.

“Sayangnya kondisi ekonomi eksternal yang memburuk belakangan ini belum akan menjadi kabar baik bagi pasar keuangan maupun ekonomi nasional secara keseluruhan,” Gunawan menerangkan.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar